AKU KECEWA
Ketika kucari kehidupan, ia menghilang
Ketika kutemui harapan, ia menghindar
Ketika kukejar asa, ia berlari kea rah berlawanan
Lalu, kubertanya pada waktu, dapatkah ia tetap tinggal
bersamaku?
Ia malah pergi tanpa jawaban
Kini kuberdiri di depan sang mentari, namun ia berlalu
ditelan kegelapan
Kulihat sang rembulan, kutatap ia penuh harap
Namun ia sirna ditutup awan hitam
Dan sekarang disinilah aku, tepat dibawah hujan
Menangis keras seperti seorang anak kehilangan boneka
Berharap takkan ada yang tahu seberapa deras airmata yang
kukeluarkan
Aku kecewa….
Pada kehidupan yang tak sempurna
Pada harapan yang kosong belaka
Pada asa yang tak pernah nyata
Aku kecewa…
Pada waktu yang tak pernah setia
Pada mentari yang menghilang
Pada rembulan yang tak dapat bertahan
Aku kecewa pada semuanya,
Tidak, tidak semuanya…
Aku masih punya hujan yang menghapus airmataku
Yang melindungi jeritanku, yang menutup semua lukaku,
membersihkan kotoran dibajuku
Aku tersenyum dan sadar bahwa
tak ada kehidupan yang menghilang, tak ada harapan yang menghindar
Waktu memang tak pernah setia, namun ketidaksetiaannya akan
membalikkan asa ke arahmu
Dan menjadikannya nyata
Aku tersenyum dan sadar
Bahwa Tuhan telah menjadikan segalanya seimbang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar